Dukung Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat. Kementerian Investasi Resmikan Program Link & Match Pebisnis Muda Lokal untuk Ratusan Anak Muda Papua

 

Dilakukan secara luring, Kementerian Investasi Republik Indonesia secara resmi membuka program Link & Match Pebisnis Muda Lokal untuk para wirausaha muda dari Papua dan Papua Barat yang akan berlangsung dari tanggal 2 sampai 4 November. Pembukaan ini disaksikan oleh

ratusan peserta terpilih dan juga tamu undangan kehormatan yang hadir. Masing-masing Koordinator dari tujuh wilayah adat Papua Muda Inspiratif (Mamta/ Tabi, Saireri, Domberay, Bomberay, La Pago, Mee Pago dan Anim-Ha) turut hadir menyaksikan pembukaan kegiatan. Kolaborasi program antara Kementerian Investasi RI dan gerakan Papua Muda Inspiratif ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan Inpres No. 9 tahun 2020 Presiden Joko Widodo mengenai percepatan pembagunan Papua dan Papua Barat, khususnya dalam bidang ekonomi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu anak muda yang akan menjadi motor penggerak.

Pentingnya sektor UMKM, bahkan disampaikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada pertemuan G20 di Italia. Beliau menyampaikan bahwa UMKM adalah sendi utama perekonomian. Di mana, Indonesia memiliki lebih dari 65 juta unit UMKM yang berkontribusi terhadap 61 persen perekonomian nasional. Oleh karena itu, penguatan peran UMKM harus terus didorong. UMKM merupakan salah sektor yang cukup tangguh bertahan selama masa pandemi.

Link & Match Pebisnis Muda Lokal akan menjadi program yang dapat dilakukan untuk mendorong peran UMKM di Indonesia juga sejalan dengan visi Kementerian Investasi dalam mendorong investasi yang bertumbuh, inklusif dan merata. Program ini akan membawa perubahan dalam sektor ekonomi dan investasi dengan melibatkan anak-anak muda Papua di dalamnya.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/ BKPM Bapak Nurul Ichwan, mewakili Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bapak Bahlil Lahadalia, meresmikan program yang akan memberikan kesempatan bagi para pengusaha muda lokal untuk bertemu dengan para investor ini.

Disampaikan oleh beliau dalam pidato pembukaan, Indonesia Timur adalah masa depan Indonesia yang diberkati dengan kekayaan alam serta SDM yang luar biasa. Anak-anak muda Papua diharapkan dapat menjadi bagian dari agen perubahan atau “Agent of Change” yang ikut berkontribusi dalam pembagunan Indonesia Timur yang akan mendukung kemakmuran bagi Tanah Papua dan tentunya Indonesia.

“Kami (Kementerian Investasi) ingin menjadi bagian dari hal tersebut. Teman-teman Papua harus mendukung satu sama lain untuk menciptakan kemakmuran bagi Papua dan bahkan Indonesia. Program ini sangat relevan dalam memberikan pelatihan untuk teman-teman. Semoga kawan-kawan bisa bertahan sampai program selesai. Atau setidaknya ada masukan yg kawan-kawan dapat dari program ini. Kesempatan ini hendaknya kawan-kawan gunakan dengan baik, hingga kawan-kawan akan sampai pada level dimana tidak ada keraguan untuk dimitrakan dengan usaha besar di Indonesia Timur,” Ungkap Bapak Nurul Ichwan kepada para peserta program.

Pembukaan acara ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Repubik Indonesia Billy Mambrasar yang juga merupakan Koordinator Utama giat Papua Muda Insipiratif (PMI). Billy Mambrasar menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Investasi yang telah memperhatikan sektor kewirausahaan dan UMKM di Tanah Papua melalui program Link & Match Pebisnis Muda Lokal. “Progam ini mengikuti arahan dari Presiden dalam mendukung anak muda untuk menjadi wirausaha lokal.

Kementrian Investasi memfasilitasi untuk menghubungkan peserta dengan pemberi modal dengan memberikan pelatihan berama Papua Muda Inspiratif (PMI). Pelatihan hari ini diharapkan dapat membuat wirausaha muda Papua menjadi pengusaha muda handal, sehingga ungkapan menjadi ‘Tuan’ di negeri sendiri dapat direalisasikan. Pastinya, rangakain kegiatan ini diharapkan dalat pendukung pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar putera asli Papua tersebut.

PT. Freeport Indonesia yang merupakan salah satu pendukung dari program ini, memberikan arahan dan kata sambutan yang disampaikan oleh Bapak Claus Wamafma selaku Direktur & Executive Vice President Social Responsibility & Community Development. Keikutsertaan PT. Freeport Indonesia dalam kegiatan ini tidak lepas dari komitmen mereka untuk membangun Tanah Papua dengan melibatkan SDM asli Papua.

“PT. Freeport punya komitmen untuk membangun Tanah Papua. Kami memiliki program dasar yang meliputi bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi, seperti yang diamanatkan dalam pembagunan global. Dalam bidang ekonomi mencangkup peningkatan pruduktivitas – khusus UMKM sedang berjalan dengan melibatkan masyarakat lokal, yang sebagian besar perempuan. Dengan adanya program Link & Match, para peserta diharapkan dapat tetap belajar supaya dapat mengimplementasikan hal-hal yang baik kepada masyarakat luas,” ujar Bapak Claus Wamafma.

Setelah serangkaian sambutan dan pembukaan resmi acara, teknis Program Link & Match Pebisnis Muda Lokal dijelaskan secara detil oleh Yolanda Febiola dari Yayasan Kitong Bisa. Bertujuan untuk meningkatkan investasi dengan pelaku usah di Indonesia Timur, selama tiga hari ke depan akan dilakukan pelatihan intensif secara online yang didukung oleh Kementerian Investasi bersama Papua Muda Inspiratif (PMI) kepada para peserta.

Pelatihan akan diberikan secara berkala mengacu kepada praktik nyata bisnis dari berbagai narasumber atau best-practice yang sebagian besar merupakan pelaku usaha. Dari pelatihan berkala tersebut akan akan terpilih 30 peserta tebaik untuk melakukan presentasi kepada investor hingga mendapatkan permodalan usaha.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan yang dilakukan oleh best-practice, para peserta akan terbekali dengan ilmu dalam menjalankan konsep model bisnis mereka. Sehingga mereka dapat mempersiapkan dengan baik untuk dapat lanjut kepada tahap seleksi berkutnya,” Jelas Yolanda.

Selain didukung penuh oleh Kementerian Investasi dan Gerakan Papua Muda Inspiratif, kegiatan ini juga didukung oleh; Yayasan Kitong Bisa, Pemda Provinsi Papua, Pemda Provinsi Papua Barat, PT. Freeport Indonesia, Universitas Bina Nusantara dan PB HMI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *