Program
Program yang telah dan sedang dijalankan.
DAMPAK KITONG BISA
Dipandu oleh Empat Pilar Dampak, kami bekerja bergandengan tangan dengan masyarakat dan mitra untuk mengubah setiap peluang menjadi dampak nyata.
DAMPAK DALAM ANGKA
Program KBF menghubungkan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan kebijakan publik dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Program yang telah dan sedang dijalankan.
Penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi kampung.
Dalam program Eramet Beyond Scholarship.
Pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, dan kebijakan publik.
PROGRAM UNGGULAN
Berikut beberapa program yang dijalankan Kitong Bisa Foundation bersama pemerintah, korporasi, institusi, dan berbagai mitra strategis.
Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) merupakan program pemerintah yang dilaksanakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kampung, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Program TEKAD mendorong peningkatan pendapatan dan kemandirian masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal, penguatan kapasitas kelompok usaha, perluasan akses pasar, dan layanan keuangan.
Program beasiswa sarjana bagi mahasiswa ber-KTP Maluku, Sulawesi, dan Papua yang memberikan dukungan pendidikan sekaligus pengembangan kapasitas.
Melalui dukungan pendidikan dan 46 sesi pengembangan kapasitas, penerima program meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, manajemen proyek, literasi finansial, dan kepemimpinan.
Program peningkatan kapasitas tata kelola pemerintahan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah di wilayah Papua selama periode 2022–2027.
Program meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, generasi muda, dan masyarakat dalam perencanaan pembangunan serta pengelolaan Dana Otonomi Khusus, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih transparan dan inklusif.
Program yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi baca-tulis di KBLC Jayapura dan Merauke.
Program memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengajar untuk memperkuat pembelajaran baca-tulis serta mendukung peningkatan kemampuan literasi anak-anak.
Program Perluasan Hak Masyarakat, Inovasi Mata Pencaharian dan REDD+ di Indonesia merupakan inisiatif Samdhana Institute bersama berbagai mitra, termasuk Kitong Bisa Foundation.
Program mendorong peningkatan penghidupan masyarakat adat dan komunitas lokal melalui pengembangan kapasitas, usaha berbasis potensi lokal, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dengan tetap menjaga lingkungan dan kearifan lokal.
EMPAT PILAR DAMPAK
Setiap program kami terhubung dengan empat pilar yang menjadi fondasi gerakan Kitong Bisa.
Memelihara karakter dan mengasah keterampilan generasi muda melalui program beasiswa, literasi digital, dan pusat pembelajaran komunitas.
Mendukung lahirnya inovator muda melalui inkubasi bisnis, hibah mikro, dan pendampingan untuk membangun usaha yang berkelanjutan.
Mendorong konservasi, praktik berkelanjutan, serta ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan lingkungan dan iklim.
Mengembangkan kepemimpinan muda, mendorong keterlibatan sipil, dan memperkuat ruang partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.
CIPTAKAN DAMPAK BERSAMA
Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan perusahaan, pemerintah, institusi, dan komunitas dalam menciptakan program yang relevan, terukur, dan berkelanjutan.